Toko Online Anda Tidak Menghasilkan penjualan?

23 Februari 2008 at 3:48 pm 2 komentar

e-commerceBeberapa hari yang lalu, seperti biasa saya mampir ke blognya pak Nukman Luthfie. Di sana beliau menulis tentang conversion rate toko online. Atau lebih tepatnya tentang toko online yang penjualannya hanya sedikit.

Akhir-akhir ini, utamanya mulai tahun 2007 yang lalu. Mulai banyak bermunculan online store online store di Indonesia. Bukan hanya online store, usaha yang berbasis online, dan perusahaan yang mulai memanfaatkan medium internet untuk mempercepat akselerasi pertumbuhannya pun mulai meningkat.

Hal ini tentu saja merupakan berita gembira. Kenapa? Karena budaya masyarakat mulai bergeser menjadi budaya online. Namun sayangnya, hal ini masih belum diimbangi dengan penyediaan infrastruktur dan SDM yang memadai.

Jaringan internet belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dan selain itu, banyak masyarakat yang masih belum tersentuh teknologi ini. Walaupun jika dilihat dari perkembangannya, Indonesia cukup bagus dengan pertumbuhan pengguna yang meningkat hingga 40%. Selain itu, ISP juga lebih gencar mempromosikan dan mempermurah biaya akses internet juga mendukung pertumbuhan ini.

Nah, kembali ke toko online. Sejatinya, banyaknya toko online yang bermunculan adalah salah satu signal awal dimulainya babak baru dalam dunia internet di Indonesia. Memang, jika mempertimbangkan infrastruktur dan SDM yang kurang, masih ada banyak PR yang harus dilakukan. Namun, besarnya minat dan antusiasme para pengusaha untuk membuka toko online merupakan sebuah pertanda positif.

Seperti layaknya para newcomer, banyak sekali toko online yang belum sepenuhnya menerapkan budaya online. Mulai dari customer handling, sampai otomatisasi transaksinya. Memang sedikit banyak hal ini dipicu oleh customer yang kebanyakan belum familiar, tapi jika para newcomer ini tidak segera menerapkan budaya online mereka akan mengalami masa masa yang sulit.

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya di sini jenis tantangan yang dihadapi oleh bisnis online dan bisnis offline itu berbeda, sehingga membutuhkan cara penyikapan dan penanganan yang berbeda pula.

Sudah umum di dunia internet bahwa menghasilkan penjualan lewat toko online yang baru berdiri memang bukan hal yang simpel. Apalagi jika harus meningkatkan pemasukan secara signifikan dalam waktu yang singkat.

Nah, bagaimana caranya supaya menghasilkan? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah tingkat conversion rate yang rendah. Artinya, perbandingan jumlah visitor dan jumlah penjualan sangat tidak berimbang. Di indonesia, rata rata angka conversion rate ada di 1%-2%.

Dan seperti yang sudah di bahas di sini, meningkatkan conversion rate bukan perkara yang mudah.

Tapi ingat, meningkatkan conversion rate hanyalah salah satu cara saja dalam meningkatkan pemasukan. Ada banyak hal lain yang bisa jadi cara alternatif selain meningkatkan conversion rate. Misalnya, meningkatkan jumlah lead, meningkatkan jumlah pembelian rata rata, meningkatkan frekuensi pembelian, dan masih banyak yang lainnya.

So, jangan sampai toko online anda tidak menghasilkan penjualan hanya gara gara conversion rate di Indonesia masih rendah.

Iklan

Entry filed under: Bisnis, DheZign, PernikMuslim. Tags: , , , .

Siapa Bilang On Time Itu Penting?! Menjawab Pertanyaan Pengunjung PernikMuslim.com

2 Komentar Add your own

  • 1. nukman luthfie  |  5 Maret 2008 pukul 8:02 pm

    lha bagaimana cara meningkatkan lead, frekwensi pembelian dan lain-lain?

    Balas
  • 2. Abu Ramza  |  6 Maret 2008 pukul 10:03 am

    wah pak Nuk mampir sini nih 😀

    kayaknya sampeyan lebih jago dalam menjawab pertanyaan itu deh pak hehehe…

    kalo dari yang saya tahu sih, ada beberapa cara memang. Contohnya, untuk meningkatkan lead, kita bisa meningkatkan SERP kita. Atau cara yang lain, beriklan di situs yang mempunyai target market yang dituju. dan lain lain.

    trus untuk meningkatkan frekuensi pembelian, data perilaku customer bisa menjadi hal yang sangat berharga. karena dari mempelajari ini, kita bisa memberikan info info personal pada pelanggan, memberikan limited offer, memberikan kejutan dan surprise untuk mereka. Dengan harapan mereka menjadi semakin loyal dan kalau memang analisa customer behaviournya tepat, ini dapat meningkatkan frekuensi pembelian.

    bukan begitu pak?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang Paling Baru

Member of

Busana Muslim Image

Langganan Yuk!

Busana Muslim Image


%d blogger menyukai ini: