Belajar Dari Newsletter Samsung Indonesia

9 Februari 2008 at 5:18 am 2 komentar

SamsungPagi ini, saat saya sedang mengecek email saya (yang tiap hari sampai ratusan jumlahnya) ada sesuatu yang menarik. Sesuai judul, ada email dari Samsung yang saya terima di inbox saya.

Awal mulanya saya bisa terdaftar di daftar penerima email newsletter Samsung adalah karena saya melakukan pendaftaran online saat saya membeli monitor Samsung dulu… mungkin sekitar 2 tahun yang lalu. Awalnya, saya sekedar curious saja. Seperti apa newsletter yang di manage oleh salah satu perusahaan elektronik terkemuka dunia ini.

Hasilnya? Well, cukup bagus… untuk skala sebuah perusahaan yang belum memfokuskan diri di ranah internet, perusahaan ini sudah melakukan beberapa hal yang cukup mendukung aktifitas perusahaan secara keseluruhan. Newsletter Samsung dikirimkan saat ada special occassion saja. Jadi mereka nggak akan kirim email ke anda setiap 2 atau 3 kali seminggu hanya untuk mempromosikan produk mereka. Di satu sisi, hal ini adalah hal yang bagus karena para customer Samsung nggak akan dibuat risih karena merasa mendapatkan email SPAM (walaupun sudah ada opt in). Di lain sisi, frekuensinya saya rasa amat sangat kurang sekali jika dibandingkan dengan gencarnya promo promo yang ada di media media lain. Samsung kurang bisa memberikan ‘gigitan’ pada setiap newsletter yang mereka kirimkan.

Yang selanjutnya, Newsletter yang dikirimkan sudah cukup personal, menggunakan nama customer untuk panggilan. Ini merupakan hal yang luar biasa bagi customer karena merasa bahwa mereka benar benar diperhatikan oleh Samsung. Apalagi mereka yang memang belum banyak menerima email personalized semacam ini, mereka bukan tidak mungkin akan menganggap bahwa email tersebut hanya dikirimkan untuk mereka dan mereka seorang. Customer seolah menganggap bahwa email yang dikirimkan HANYA untuk dia saja. Ini adalah hal yang memang seharusnya menjadi tujuan setiap newsletter, yaitu menjadikan para pelanggan newsletter tersebut merasa unique dan diistimewakan.

Namun, setelah diperhatikan baik baik. Ada satu kesalahan yang dalam pandangan saya cukup fatal yang telah dilakukan Samsung pada newsletter yang mereka kirimkan. Apa itu? Kesalahan itu terletak pada ‘kekakuan’ mereka. Maksudnya gini, saking kakunya dan mungkin karena kurang mengerti budaya internet, mereka membubuhkan tulisan kecil di setiap akhir newsletter mereka yang bunyinya, “This is an automated email, please do not reply”

Duh! Buat apa menggunakan personalisasi? Buat apa menggunakan nama customer dalam setiap email yang dikirimkan jika pada akhirnya Samsung mengakui bahwa email itu adalah email otomatis yang tidak peduli pada respon customer setia mereka dengan membubuhkan tulisan,”do not reply” pada setiap email mereka.

Karena saya (PernikMuslim.com lebih tepatnya) juga sering mengirimkan newsletter pada ribuan pengguna terdaftar, maka saya tahu efektifitas dari newsletter ini. Dan efek dari personalisasi ini sangat hebat! Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, Customer seolah tidak tahu bahwa email yang kami kirimkan itu ditujukan untuk banyak orang. Mereka merasa email tersebut ditujukan khusus untuk diri mereka sendiri. Ini memberikan kedekatan, dan tidak jarang respon dari customer kami yang merupakan masukan masukan yang sangat berharga.

Sudah saatnya kita memanfaatkan newsletter kita dengan lebih baik bukan? 🙂

Iklan

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , .

Persaingan Yang Buruk. Seperti Apakah Itu? PERKASA (Perkemahan Kamis-Sabtu)

2 Komentar Add your own

  • 1. Pitra  |  19 Februari 2008 pukul 7:34 am

    Mas, Samsung sudah cukup lama loh fokus di ranah internet. Tepatnya, divisinya di Indonesia ini “dipaksa” oleh regional mereka untuk selalu melakukan kampanye online setiap kali ada product launch. Dari yg standar spt newsletter hingga beragam viral berhadiah. Hampir selalu setiap bulan pasti ada event online dari Samsung (kadang kecil, kadang besar, tapi selalu ada).

    Balas
  • 2. Abu Ramza  |  23 Februari 2008 pukul 10:58 pm

    Oooh… gitu to pak. Ternyata…

    Saya tulis masih baru sih karena melihat bahwa penanganannya masih belum maksimal. Jadi saya pikir masih baru. Kalo sudah lama, seharusnya sudah ada perbaikan dan improvement di sana sini.

    Tapi beberapa kali menerima newsletter… masih belum ada perbaikan (at least yang ketara oleh saya hehehe)

    btw, terima kasih banyak sudah mampir mas Pitra 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang Paling Baru

Member of

Busana Muslim Image

Langganan Yuk!

Busana Muslim Image


%d blogger menyukai ini: