Persaingan Yang Buruk. Seperti Apakah Itu?

4 Februari 2008 at 8:46 am 2 komentar

Ada hal yang menarik sewaktu saya keluar makan bersama keluarga besar (istri, anak anak, ipar, dan mertua) di resto Mie Hot Plate daerah kertajaya kemarin.

Sebenernya tempat ini adalah pujasera yang bernama new city park (bener gak yah… sudah lupa hahahaha…). Sampai ditempat ini kami sekitar jam 7 malam. Kesan pertama… hmmm… parkirnya kurang luas. Tapi memang ini sudah menjadi tipikal restoran yang ada di daerah kertajaya, yang notabene parkirnya selalu luber sampai bikin macet jalan. Terutama pas hari sabtu-minggu ato hari liburan Jadi macet tuh jalan kertajaya.

Yang ingin saya bahas bukan urusan parkirnya. Tapi ke arah pelayanan di dalam resto tersebut. Nah, seperti saya bilang sebelumnya, restoran tersebut memiliki 2 komponen utama. Yaitu Mi Hot Plate, dan new city park pujasera. Anehnya, kalo sistem di pujasera biasanya 1 pintu, mulai dari pemesanan, pelayanan, hingga pembayaran, disini Mie Hot Plate punya sistem sendiri yang terpisah dari pujaseranya. Di pujasera itu sendiri ada beberapa tenant yang sudah lumayan terkenal. Seperti misalnya Pangsit Mie Tidar (saya juga baru tahu kalo ternyata ini mengandung babi), Soto Pak Sadi, dan beberapa tenant lain yang saya malas untuk menghapalnya πŸ˜€

Yang jadi sorotan disini seperti saya bilang tadi adalah pelayanannya. Karena dari awal sudah ‘aneh’ maka saat kami memesan pun berasa sedikit nggak nyaman buat kami. Kenapa? karena mereka BERSAING. Itu yang jadi masalah utama. Jadi pihak Mie Hot Plate dan pihak pujasera bersaing dalam melayani pelanggan. Persaingannya pun kesannya tidak imbang, Mie Hot Plate unggul beberapa angka (emangnya pertandingan basket :p).

Pelayan Mie Hot Plate sangat sigap melayani customer yang baru datang. Merekalah yang pertama kali menyambut kami saat kami duduk dan bahkan merekalah yang membantu mengaturkan meja dan kursi untuk kami. Ya ini karena memang kami makan bersama orang banyak (ada sekitar 10 orang) makanya perlu tempat yang lumayan gedhe. Dan saya yakin, tugas mengatur meja dan kursi untuk kami sebenarnya bukan tugas pelayan dari Mie Hot Plate, tapi mereka tetap melakukannya…. hmmm…interesting.

Setelah meja dan kursi ditata, kami disodori buku menu. Dari buku menu juga sudah berbeda (saat ini pelayan pujaseranya sudah datang) masing masing punya buku menu sendiri. Yang kalo dibandingkan…. Mie Hot Plate menang satu angka lagi. Simply because they had more pictures that describe the foods they serve. Berbeda dengan pihak pujasera yang hanya menyediakan 1 halaman untuk tiap tenant, yang pada akhirnya membuat mereka nggak bisa memasang foto pemilik makanan yang mereka jual dengan lengkap. Walaupun pada nyatanya foto itu menipu huhuhu…. saya pesan Teriyaki Rice yang digambarnya perbandingan antara beef dan ricenya sekitar 65:35 (beef lebih banyak). Setelah dipesan eee…. ternyata perbandingannya 25:75 (jelas nasi lebih banyak) sad isn’t it?

Mengenai cara pelayanan, karena pelayan Mie Hot Plate jauh lebih paham tentang apa yang mereka jual, mereka bisa lebih agresif dalam menawarkan menu mereka, dan itulah yang mereka lakukan. Sementara pelayan pujaseranya kebanyakan pasif, diam dan kurang responsif. Urusan penampilan juga sama, pelayan Mie Hot Plate terlihat lebih bersih dan rapih dibandingkan ‘saingannya’.

Nah, terus apa manfaatnya untuk bisnis kita? Dari sini kita bisa belajar beberapa hal.

1. Product knowledge yang baik akan mendorong terjadinya agresivitas dan pemahaman yang lengkap seputar produk yang kita jual. Dan agresivitas serta pemahaman ini akan meningkatkan kepercayaan dan perhatian pelanggan pada kita. Berhubung ini adalah era informasi, dimana informasi sudah banyak bertebaran dimana mana dan terlalu banyak untuk diserap setiap individu, pelanggan kita butuh untuk kita perhatikan dan kita pilihkan informasi yang tepat.

Penerapannya di bidang internet juga sama. Dan ini sudah lama menjadi beberapa kelebihan website terkemuka seperti amazon.com. Amazon menyimpan data data customer mereka. Bukan hanya produk produk yang mereka beli, produk yang mereka lihat pun juga tercatat. Tidak berhenti disitu, mereka membuat sistem dimana mereka membandingkan pembelian anda dan pembelian yang telah terjadi sebelumnya. Dan dari sanalah mereka dapat memberikan ‘rekomendasi’ pada anda tentang behaviour orang lain, yang pada akhirnya meningkatkan sales mereka.

2. Hal lain yang bisa kita pelajari adalah manajemen resto yang kurang baik. Hal inilah yang memungkinkan persaingan terjadi dalam satu tempat. Walaupun dari saya merasa nggak ada masalah kalo mereka bersaing untuk melayani hehehe… tapi kalo saya jadi pemilik tempat tersebut tentu saya akan khawatir. Teori dan perkiraan saya memang belum terbukti dan saya memang sok terlalu sibuk untuk mengurusi hal yang bukan urusan saya. Tapi jika hal itu terus terjadi, dan ternyata efeknya adalah para tenant di pujasera tersebut tidak mendapat customer/pemasukan yang layak, bukan nggak mungkin tempat itu bakalan tutup. Jika salah satu tenant (yaitu: Mie Hot Plate) mendominasi customer dan pelanggan disana, maka tenant lainnya pada akhirnya akan ngibrit pergi dari sana. Efeknya? pujasera jadi sepi tenant, pengunjung makin berkurang, dan akhirnya Mie Hot Platepun akan kehilangan pelanggan potensial.

Kita lihat saja beberapa bulan kedepan. Insya Allah kalo saya ingat saya akan ulas lag hal ini setelah ada perubahan di sana.

Iklan

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , , , , .

Akhirnya Muncul Juga… Belajar Dari Newsletter Samsung Indonesia

2 Komentar Add your own

  • 1. islam-download free gratis  |  15 Februari 2008 pukul 1:37 pm

    wah ini ternyata weblog pengelola pernikmuslim.com
    salam kenal pak
    assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh

    * kalau mau ngelink ke kami, boleh lho… πŸ™‚

    Balas
  • 2. Abu Ramza  |  16 Februari 2008 pukul 2:54 am

    Waalaykumussalam warahmatullah wabarakatuh

    Salam kenal juga pak πŸ™‚

    berhubung saya masih baru dibidang wordpress, makanya masih belum banyak yang di utak atik.

    Terima kasih sudah mampir πŸ™‚

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang Paling Baru

Member of

Busana Muslim Image

Langganan Yuk!

Busana Muslim Image


%d blogger menyukai ini: