Desain Website yang Bagus Gimana Sih?! (Part-2, Untuk Portal)

29 November 2007 at 2:36 am 4 komentar

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa melanjutkan tulisan sebelumnya 🙂

Nah, sekarang mari kita bahas tentang Desain yang ideal untuk setiap tipe website yang sudah kita bahas posting sebelumnya.

1. Portal

Website tipe portal seharusnya memiliki desain yang minimalis. Dengan penggunaan warna yang seragam dan senada, serta tidak banyak ‘distraction’. Hal ini karena portal dirancang untuk memberikan informasi yang sangat beragam. Sehingga untuk membagi perhatian dan mengarahkan mata visitor pada seluruh bagian perlu desain yang mempergunakan warna warna yang senada.

Website tipe portal yang memiliki terlalu banyak warna akan menyebabkan fokus pandangan visitor tertuju dan terpaku pada bagian tersebut. Lain lagi jika yang terjadi adalah penggunaan warna yang banyak sekali dan saling kontras, ini akan menyebabkan kebingungan dan ‘sakit’nya mata visitor.

Jadi penggunaan warna haruslah diperhatikan dengan sangat cermat. Warna dominan yang biasa digunakan untuk tipe portal adalah warna warna seperti putih, atau abu abu. Sedangkan untuk menunjukkan ‘personality’ dapat digunakan warna yang sesuai. Misalnya, biru untuk kesan profesional, hijau untuk kesan asri, jingga untuk kesan terbuka, dan seterusnya. Namun ingat, penggunaan warna ini haruslah duo tone. Jadi Putih/Abu-Abu dengan Biru, atau Putih dengan hijau, dan seterusnya. Jangan sekali kali lebih dari itu, karena akan merubah fokus dan menyakitkan mata visitor seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya.

Untuk penggunaan warna ketiga, bisa dilakukan asal diniatkan sebagai icon ataupun ‘flashes’. Artinya, penggunaan ornamen ornamen kecil yang memiliki warna yang berbeda, namun tetap menjaga kesinambungan warna dari keseluruhan isi situs. Flashes sendiri tidak boleh digunakan terlalu banyak, karena akan merusak tampilan keseluruhan. Sedangkan icon harus punya tampilan atau ‘feel’ yang serupa. Berikut adalah contoh flashes.

Flashes 120-flashes2.gif20-flashes3.jpg20-flashes4.gif

Penggunaah header bisa secukupnya, tidak perlu makan space terlalu banyak. Dan menu navigasi dapat diletakkan dibawah header, atau disebelah kiri. Sedangkan untuk banner, usahakan seminimal mungkin gambar bergerak untuk mempercepat loading. Jika harus, gunakan flash untuk mempercantik dan mempercepat loading.

Intinya, karena informasi yang disajikan banyak, usahakan untuk secara proporsional dalam membagi fokus pandangan visitor. warna yang mencolok dan gambar animasi yang berlebih akan menyebabkan bingungnya visitor. Ibaratnya visitor ada dalam pasar yang seluruh pedagangnya teriak teriak menawarkan barang dagangan yang membuat telinga anda sakit.

Secara umum seperti itulah desain yang bagus untuk tiper portal. Tipe lainnya insya Allah menyusul 🙂

Terakhir, sebagai referensi contoh desain yang pas dan bagus untuk website tipe portal adalah, http://www.Yahoo.com , bandingkan dengan KapanLagi.com dan Astaga.com 😉 keliatan banget bedanya

Iklan

Entry filed under: DheZign.

Desain Web yang Bagus Gimana sih?! (Part-1, Tipe-Tipe Website) Jual OnLine Vs Jual OffLine

4 Komentar Add your own

  • 1. online  |  14 April 2008 pukul 5:04 pm

    biasanya kalo portal besar seperti yahoo, punya tim riset sendiri untuk masalah desain … biasanya poin2 seperti estetika desain, habit pengunjung seperti pengunjung membuka website pertama kali yang dilakukan pertama kali bukan membaca malahan scanning (tengah -> kiri -> bawah.. ),
    Setelah scanning, mata akan berhenti pada satu bagian yang dianggap betul2 menarik. Dan disitulah dia melakukan klik.
    beberapa poin itulah yang menjadi perhatian tim ini …

    Balas
  • 2. Fauzan Abu Ramza  |  14 April 2008 pukul 10:57 pm

    Bener banget pak 🙂

    Tentu saja portal portal besar punya tim riset sendiri untuk mendesain websitenya. Kalo bahasa maduranya, “Beautiful design that applies business knowledge” 😀

    Dan seperti yang bapak katakan memang saat ini habit orang cuma scanning, nggak baca secara keseluruhan. Banyak sekali riset tentang ini. Yang gratisan juga ada lo! Walaupun gak lengkap, tapi cukup memberikan insight tentang behaviour visitor kita.

    Mengenai Tipe scanning mata visitor, yang terakhir saya baca membentuk huruf F. jadi visitor menscan sebuah website dengan mengikuti pattern yang mirip huruf F.

    btw, trima kasih udah mampir 🙂

    Balas
  • 3. surgainc  |  2 Agustus 2008 pukul 3:46 pm

    mau nanya pendapatnya http://www.stekpivolusi.com

    Balas
  • 4. Fauzan Abu Ramza  |  20 Agustus 2008 pukul 8:25 pm

    Maaf pak balesnya lama, udah saya cek stekpivolusi.com, idenya bener bener original! tentu saja saya gak bisa tahu pas ato nggak dan ngasih komentar banyak karena saya nggak tahu stekpi nya sendiri.

    Tapi yang pasti, selama desain websitenya merepresentasikan stekpi secara nyata, berarti sudah bagus.

    Karena desainnya yang menggunakan warna pink itu kesannya youngster banget dan… umm…. satu warna. Tidak ragam. 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang Paling Baru

Member of

Busana Muslim Image

Langganan Yuk!

Busana Muslim Image


%d blogger menyukai ini: